Manusia yang bernama Hanna Yastinika (aku) ini orangnya introvert, punya banyak teman tapi lebih asik dengan urusannya sendiri sehingga rasanya temannya jadi enggan sama dia (apa hanya aku saja yang merasa seperti itu ?) Abaikan ! tapi kenyataannya untuk mencoba menarik perhatian orang lain itu susah banget, karena memang tidak suka jadi pusat perhatian sih. Kenapa suaranya sering tidak didengar ? Mari kita buat beberapa usaha untuk menarik perhatian.
USAHA 1
Sering banget baca artikel tentang usia 20 tahunan di berita online, Hari ini aku membuat pertanyaan dengan memasang status di BBM, dan hanya ada 3 orang yg merespon, artinya hanya 3 orang yg peduli dan mendengar suaraku.
Diusia 20an, lingkaran pertemanan semakin
sempit. Benar / tidak ?
#percakapan dengan Ellen
ELLen Yolland : Maksudnya bgaimana?
Hanna Yastinika : Maksudnya teman yang kita punya
semakin sedikit. Benar / tidak ?
ELLen Yolland : Benar, kerena sudah semakin
sibuk urusannya sendiri-sendiri
Hanna Yastinika : Terus bagaimana cara biar punya
bnyak teman ?
ELLen Yolland : Saat ini cuma bisa
komunikasi via dumay (dunia maya)
Hanna Yastinika : Maya ... oh maya, banyak
teman tapi gak kenal.
ELLen Yolland : Ya orang-orang kumpulanku
biasanya
Hanna Yastinika : Terimakasih sudah berpartisipasi
jawab questioner ;-)
ELLen Yolland : Hadiahnya mana?
Hanna Yastinika : Dapat pepsodent, Sebntar aku cari
ELLen Yolland : Lumayan
Hanna Yastinika : Nah...Tinggal kotaknya mbak El, mau ?
ELLen Yolland : Edisi februari
.coklat aja
Hanna Yastinika : Wha...haha. Okelah, ingetin aq ya...
ELLen Yolland : Oke oke.
Jhiaah... jadi buat janji deh sama Ellen, tapi tenang El aku adalah orang yang selalu tepatin janji :-p
Jhiaah... jadi buat janji deh sama Ellen, tapi tenang El aku adalah orang yang selalu tepatin janji :-p
#percakapan dengan Yofita :
Yofita Ramlie : Bisa benar bisa tidak, Kalau menurutku lingkaran
pertemanan akan smakin ssempit ketika ada orang ke-3 maksudnya pacar hehehe,,,, Karena waktu akan terbagi itu
pasti.. Tapi tidak termsuk orang-orang yg LDR, karena memang gak bisa jalan bareng sperti pacaran
pada umumnya,,,
Hanna Yastinika : Hahaha... begitu ya ?
Yofita Ramlie : Hehehe sepertinya aku perhatikan
teman-teman gitu Han. Jadi menurutku usia bukan menjadi
acuan berkurangnya lingkaran pertemanan, kembali ke pribadi msing-masing juga, ada
orang 30an temannya banyak karena memang pinter bergaul dan banyak aktif di
organisasi mungkin. Kalau kita suka mengurung
diri di rumah, jarang keluar, jarang bergaul, sebelum 20 pun lingkaran pertemanan kita akan
mengecil.
Hanna Yastinika : Jadi intinya bersosialisasi di
dunia nyata ya, bukan dumay ?
Yofita Ramlie : keduanya bisa jadi tempat
bersosialisasi Han.
Hanna Yastinika : Usia 20 umumnya sudah tidak
bersekolah, jadi orang diusia kurang dari 20 masih punya banyak teman di sekolah, sekalipun yang
minder.
Yofita Ramlie : Iya benar juga itu. Tp berteman bukan cuma di sekolah
kan :) tapi emang sebelum 20 kita otomatis
punya banyak teman karena sekolah :) Kalau 20an sudah mencari misal
ikut organisasi atau kegiatan lain, hehehe..
Hanna Yastinika: Iya betul, kamu kan suka bergaul, apa
sih yg bisa kita lakukan untuk perluas lingkaran pertemanan ? Khususny untuk introvert ?
Yofita Ramlie : Banyak hal sih Han, membuat
orang nyaman bersama kita itu juga bagian dari usaha memperluas pertemanan, tapi semua
hal itu intinya cuma satu, diri sendiri, semua berawal dari diri kita, bisa gak sih kita
membuka diri, ketika dari diri kita sudah siap semua akan datang sendiri han,
melawan ego sendiri untuk bisa memahami orang lain, itu berat tapi kalau gak gitu kita akan
susah cari teman yang cocok, padahal berteman itu dengan siapa aja bukan dengan yang cocok
saja, buat aku pribadi bergaul itu mudah asal bisa melawan apa yg ada di diri
sndiri. Ego, emosi, individual, dll
pasti kita bisa punya banyak teman, buat orang nyaman berteman sama kita itu juga
acuan penting Han, semua berawal dari diri kita sendiri. Aktif itu juga bisa Han, tapi
aktif saja tidak cukup kalau kita tak pandai bergaul. Dimulai dengan hal sederhana
bisa dengan kata "ramah", sapa aja orang-orang di sekeliling kita, kenal
banget ataupun cuma sekedar atau beri senyuman atau sapaan hangat, dan 1 lagi pandailah menempatkan
diri kita, mana yang harusnya dibawa bercnda mana yg serius, jangan smpe kita
menganggap serius hal yang pada dasarnya cuma sepele dan guyonan saja.
Hanna Yastinika : Waaah... keren
inspirasinya, mantap, thanks.
Yofita Ramlie : Sama-sama Han :) semoga
lingkaran pertemanan kita tak habis dimakan usia ya :)
Hanna Yastinika : Amiin...
Terimakasih banget untuk Yofita yang sudah sangat tanggap dengan pertanyaanku yang sederhana, kamu memang layak punya banyak teman :-*
Terimakasih banget untuk Yofita yang sudah sangat tanggap dengan pertanyaanku yang sederhana, kamu memang layak punya banyak teman :-*
#percakapan dengan Faina (Nina) :
Fainatul M : Benar, semakin sempit krena cita-cita kita tdak bisa diraih bersama tman-teman.
Hanna Yastinika : Cita-cita apa yang tidak bisa diraih
bersama teman ? Menurutmu penting banget / tidak
punya banyak teman ?
Fainatul : Setiap individu pasti punya cita-cita sendiri, seperti contohnya kalo udah
married kan ada batasan pertemanan, Menurutku
sih penting.
Hanna Yastinika : Lalu bgmn cara mmperluas
lingkaran pertemanan ?
Fainatul M : Caranya
ya dengan medsos yang sekarang banyak banget
Hanna Yastinika : Betul, kalau sdh mnikah
malah semakin sempit. Medsos punya banyak teman tapi
kebanyakan bukan orang yang diknal.
Fainatul M : Ya gak apa-apa
yang penting ada teman yang setidaknya care meskipun di dunia maya
Hanna Yastinika : Ooookay, thanks sudah
berpartisipasi
Terimakasih buat kalian para kawanku yang sudi mendengar dan menjawab pertnyaanku. Jadi intinya lingkaran pertemanan itu memnag sangat penting, nyata maupun maya, tentunya akan banyak sekali keuntungan punya banyak teman dan yang lebih penting adalah cobalah untuk peduli dengan orang lain.












